Aku,
aku yang selama ini berkata tidak mungkin
Yang
selama ini berkata takkan pernah
Dan
setengah mati menolak perasaan ini
Kini
lari dari kegelisahan yang muncul ketika kau ada dihadapanku
Ku
lalui jalan setapak rinjani, dan aku tak pernah takut tersesat
Tapi
kali ini aku begitu takut kehilangan arah
Aku
tak ingin memandangmu lebih lama
karena
semakin dalam kulihat sudut matamu, kurasakan separuh sadarku menghilang
berkali-kali
ku berhenti
menghela
nafas yang mulai menyesakkan dada
ku
tatap sekelilingku
semua
terlihat indah, sangat indah
tapi
kali ini aku kembali berhenti..
berhenti
menatap keindahan, yang ketika ku sadari hanya sebuah fatamorgana
keindahan…
yang takkan pernah aku miliki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar