Senin, 01 September 2014

Berhenti

Aku, aku yang selama ini berkata tidak mungkin
Yang selama ini berkata takkan pernah
Dan setengah mati menolak perasaan ini
Kini lari dari kegelisahan yang muncul ketika kau ada dihadapanku

Ku lalui jalan setapak rinjani, dan aku tak pernah takut tersesat
Tapi kali ini aku begitu takut kehilangan arah
Aku tak ingin memandangmu lebih lama
karena semakin dalam kulihat sudut matamu, kurasakan separuh sadarku menghilang

berkali-kali ku berhenti
menghela nafas yang mulai menyesakkan dada
ku tatap sekelilingku
semua terlihat indah, sangat indah
tapi kali ini aku kembali berhenti..
berhenti menatap keindahan, yang ketika ku sadari hanya sebuah fatamorgana
keindahan… yang takkan pernah aku miliki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar